Desain Tangki Penyimpanan



Tangki penyimpanan merupakan wadah yang menampung cairan, gas terkompresi, atau media yang digunakan untuk penyimpanan panas atau dingin dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, desain tangki penyimpanan perlu dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan industri Anda.


Tangki penyimpanan yang berisi cairan organik, cairan non organik, dan uap bisa dengan mudah Anda temukan di berbagai industri. Karena, memang banyak yang membutuhkannya. Mayoritas tangki penyimpanan dirancang dan dibangun dengan spesifikasi American Petroleum Institute API-650.


Baca Juga: Ragam Manfaat HDPE di tiap Industri


Desain tangki penyimpanan, peluru LPG, dan bejana tekan merupakan pilihan tangki yang terbaik dari kami, Flootank. Tim profesional kami telah memiliki banyak pengalaman menangani proyek tersebut.


Layanan Desain Tangki Penyimpanan API (API Storage Tanks Design Services) merupakan salah satu layanan yang kami berikan untuk para client di Flootank. Tangki yang kami produksi memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari yang berukuran diameter 2m hingga yang lebih dari 60m.


Tangki-tangki tersebut umumnya dipasang di dalam bak penampungan untuk menampung tumpahan cairan jika terjadi kebocoran. Industri yang biasa menggunakan tangki penyimpanan, yaitu yang memproduksi dan memurnikan minyak bumi, manufaktur petrokimia massal, dan operasi transfer, serta industri lainnya yang mengonsumsi atau memproduksi cairan dan uap.


Jenis tangki penyimpanan juga cukup beragam, antara lain:

  1. Fixed-roof tanks

  2. External floating roof tanks

  3. Internal floating roof tanks

  4. Domed external floating roof tanks

  5. Horizontal tanks

  6. Pressure tanks

  7. Variable vapor space tanks

  8. LNG (Liquefied Natural Gas) tanks

Untuk empat jenis tangki pertama berbentuk silinder dengan sumbu berorientasi tegak lurus terhadap tanah dasar. Tangki-tangki tersebut hampir secara eksklusif berada di atas tanah. Sedangkan, untuk tangki horizontal (horizontal tanks) bisa digunakan di atas maupun di bawah tanah.


Tangki tekanan (pressure tanks) seringkali berorientasi horizontal dan berbentuk bulat untuk menjaga integritas struktural pada tekanan tinggi. Tangki tersebut digunakan di atas tanah. Kemudian, ada tangki variable vapor space yang bisa berbentuk silinder maupun bola.


Cekungan Penahan

Bak penampungan cairan perlu diletakkan di sekitar tangki yang terbuat dari batu bata atau beton dan lapisannya harus tahan terhadap cairan yang disimpan untuk mencegah tumpahan. Karena, tumpahan tersebut bisa menyebabkan kebakaran, kerusakan properti, dan mencemari lingkungan.


Kapasitas minimum volume bak penampungan tersebut tidak harus sama dengan kapasitas tangki terbesar, kemudian ditambah 10% dari jumlah kapasitas yang lain. Untuk mencegah tumpahan atau keadaan darurat lainnya, dinding bendungan harus tahan terhadap berbagai cairan dan bisa menahan tekanan yang cukup besar.


Katup pembuangan, yang harus dimasukkan ke sisi luar bank penampung, harus ditutup dulu untuk mencegah kontaminasi terhadap lingkungan.


Fixed-Roof Tank

Fixed-roof tank atau tangki dengan atap tetap merupakan yang paling murah untuk diproduksi dan umumnya dianggap sebagai peralatan minimum yang bisa diterima untuk menyimpan cairan kimia.


Fixed-roof tanks yang khas terdiri dari permukaan baja silinder dengan atap berbentuk kerucut atau kubah yang ditempelkan secara permanen ke permukaan tangki.

Tangki penyimpanan biasanya hampir semuanya dilas dan dirancang untuk kedap cairan dan uap, sedangkan tangki yang lebih tua seringkali memiliki konstruksi yang dipaku atau dibuat dan tidak kedap udara.


Baca Juga: Aplikasi Thermoplastic Dalam Industri Pengolahan


Katup napas (vakum, tekanan) biasanya dipasang pada banyak tangki supaya posisinya bisa tepat, memungkinkan tangki ini bisa beroperasi pada sedikit tekanan internal atau vakum.

Katup ini mencegah pelepasan uap hanya sementara, tekanan barometrik, atau tingkat cairan yang sangat kecil. Untuk emisi dari tangki atap bisa tetap, bisa cukup besar. Selain itu, palka pengukur/sumur sampel, pengukur pelampung, dan lubang got atap menyediakan akses ke tangki ini dan juga berfungsi sebagai sumber potensial emisi volatil.


External Floating Roof Tank

Desain yang khas dari tangki ini terdiri dari permukaan baja silinder terbuka yang dilengkapi dengan atap mengapung di permukaan cairan yang disimpan. Pergerakannya sinkron dengan naik turunnya cairan.


Atap apung terdiri dari dek, fitting, dan sistem rim seal. Dek atap apung dibangun dari pelat baja yang dilas dan terdiri dari tiga jenis, yaitu panci, ponton, dan dek ganda. meskipun banyak dek tipe pan yang saat ini digunakan, namun tren saat ini lebih ke atap terapung tipe ponton dan dek ganda.


Industri menyediakan berbagai versi dari dek apung ini, tentu saja disesuaikan lagi dengan kebutuhan, sehingga ada yang ditekankan pada fitur tertentu. Seperti kontak cairan penuh, daya dukung beban, stabilitas atap, atau pengaturan ponton.


Permukaan cairan ditutupi oleh dek apung, kecuali di ruang melingkar kecil di antara dek dan permukaan. Dek bisa menyentuh cairan atau mengapung langsung di atas permukaan ponton. Tangki atap terapung eksternal dilengkapi dengan sistem pelek yang dipasang pada perimeter atap dan menyentuh dinding tangki. Sistem segel pelek meluncur ke dinding tangki ketika atap dinaikkan dan diturunkan.


Dek apung juga dilengkapi dengan alat yang menembus dek dan melayani fungsi operasional. Desain tangki penyimpanan ini dibuat sedemikian rupa supaya kerugian penguapan dari cairan yang disimpan tidak begitu besar.


Internal Floating Roof Tank

Tangki yang satu ini memiliki atap permanen dan terapung di dalamnya. Ada dua tipe dasar dari tangki internal floating roof tank ini, yaitu:

  1. Tangki atap tetap yang didukung oleh kolom vertikal yang terdapat di dalam tangki.

  2. Tangki atap tetap yang bisa beroperasi sendiri dan tanpa kolom penyangga internal.

Atap tetap tidak harus bebas dari bukaan, tetapi harus bisa menjangkau seluruh area. Tangki atap terapung internal memiliki atap yang terpasang secara permanen dan atap yang mengapung di dalam tangki pada permukaan cairan, atau ditopang pada ponton beberapa inch di atas permukaan cairan. Atap terapung internal naik dan turun sesuai dengan tingkat cairan di dalamnya.


Domed External Floating Roof Tanks

Dome roof tank memiliki bentuk struktur atap cembung, seperti payung ketika dibuka. Atapnya menyerupai kubah. Tangki atap kubah tersebut digunakan untuk menyimpan produk yang mudah menguap dengan tekanan internal, dan dirancang dengan API 650 dan 620.


Nah, atap tersebut memiliki jenis dek yang lebih berat. Terdapat atap tetap juga di bagian atas kubah, seperti tangki atap terapung internal.


Dome roof tank eksternal biasanya dihasilkan dari kombinasi tangki atap tetap terapung eksternal dan atap tetap. Seperti tangki atap terapung internal, tangki ini terdapat ventilasi di bagian atas atap tetapnya. Perlengkapan dek dan segel pelek juga sama seperti yang ada pada tangki atap terapung eksternal.


Horizontal Tank

Umumnya, tangki horizontal memiliki penyimpanan yang kecil. Tangki ini bisa digunakan untuk menyimpan bahan kimia yang memiliki tingkat penguapan rendah atau low volatility. Selain itu, tangki ini juga bisa digunakan untuk menyimpan air minum dengan tekanan uap tidak melebihi 5 psi.


Tangki ini bisa digunakan di atas dan di bawah tanah. Biasanya, tangki horizontal terbuat dari baja, baja dengan lapisan fiberglass, atau poliester yang diperkuat oleh fiberglass.

Tangki horizontal biasanya dilengkapi dengan ventilasi vakum tekanan, palka pengukur dan sumur sampel, dan lubang got untuk untuk akses cairan. Selain itu, tangki bawah tanah bisa dilindungi secara katodik untuk mencegah korosi pada permukaan tangki.


Bagaimana cara perlindungannya? Proteksi katodik dilakukan dengan menempatkan anoda di tangki yang terhubung ke arus menggunakan anoda galvanik di dalam tangki. Namun, proteksi tersebut tidak lagi digunakan secara luas dalam industri perminyakan, hal itu karena inhibitor korosi yang sekarang ditemukan di sebagian besar produk minyak olahan.


Baca Juga: Perbedaan Vertical Wet Scrubber dan Horizontal Wet Scrubber


Variable Vapor Space Tanks

Tangki variable vapor space dilengkapi dengan reservoir uap yang bisa diperluas untuk mengakomodasi fluktuasi volume uap akibat perubahan suhu dan tekanan udara. Meskipun tangki ini seringkali digunakan secara independen, namun tangki ini terhubung ke ruang ruap dari satu atau lebih tangki atap tetap. Dua jenis tangki variable vapor space secara umum adalah tangki atap pengangkat dan tangki diafragma fleksibel.


Tangki atap pengangkat memiliki atap teleskopik yang pas di sekitar bagian luar dinding tangki utama. Ruang antara atap dan dinding tangki ditutup dengan segel basah (bak berisi cairan) atau segel kering (kain berlapis fleksibel). Sedangkan, tangki diafragma fleksibel menggunakan membran fleksibel untuk memberikan volume yang bisa diatur tingkat jangkauannya.


LNG Storage Tank

Tangki penyimpanan gas alam cair atau LNG merupakan jenis tangki penyimpanan khusus yang digunakan untuk menyimpan gas cair. Tangki ini bisa diaplikasikan di atas maupun di bawah tanah. Karakteristik dari tangki ini adalah kemampuannya untuk menyimpan LNG pada suhu yang sangat rendah, yaitu -162 derajat Celcius. Hal itu karena LNG merupakan cryogenic dan disimpan dalam keadaan cair pada suhu yang sangat rendah.


Baca Juga: Tangki Plastik Fabrikasi vs Tangki Roto: Aset atau Liabilitas?


Bagaimana, apakah Anda sudah menentukan akan memilih jenis tangki penyimpanan yang mana setelah menyimak perbedaan jenis tangki penyimpanan? Perlu Anda ingat lagi, bahwa membeli tangki merupakan investasi. Tentu Anda ingin berinvestasi jangka panjang, sekaligus yang bisa menghemat, bukan?


Jika anda tertarik untuk memahami lebih lanjut tentang produk tangki kimia custom, tangki industrial dan tangki mixer dari material High Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP), Anda bisa cek produk kami disini. Untuk pertanyaan, konsultasi, dan pemesanan tangki untuk kebutuhan Industri/bisnis Anda, dapat dilakukan melalui kontak Email kami.

143 views0 comments