4 Metode Pengolahan Limbah Gas Industri



Berbicara mengenai limbah, kita sering mengartikannya sebagai bahan sisa atau sampah. Ada limbah yang disebabkan oleh sumber alami, ada juga limbah yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Di sini, kita secara khusus akan membahas mengenai limbah gas dan bagaimana metode pengolahan limbah gas industri.


Baca Juga: Sertifikat TKDN : Pengertian dan Manfaatnya


Apa itu Limbah Gas?

Limbah gas merupakan limbah yang dihasilkan oleh sumber alami maupun aktivitas manusia berupa molekul-molekul gas. Umumnya, dampak dari limbah gas bisa menyebabkan gangguan kesehatan, dengan kata lain berdampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup. Contohnya, polusi udara.


Polusi udara merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling menonjol di sebagian besar negara. Sumber utamanya adalah limbah gas industri. Nah, setiap industri menghasilkan produk yang berbeda. Oleh karena itu, limbah gasnya pun berbeda-beda.

Kalau sudah begitu, perlu juga dilakukan metode pengolahan limbah gas yang berbeda-beda, tergantung dari proses produksi di industri tersebut.


Metode Pengolahan Limbah Gas Industri

Berikut ini merupakan empat metode yang bisa digunakan untuk mengolah limbah gas di industri tergantung dari proses produksinya. Anda bisa menyesuaikan metode mana yang terbaik untuk industri Anda.


1. Limbah Gas dari Sistem Produksi Pertanian

Produksi industri pertanian atau agrikultur akan menghasilkan limbah gas, seperti hidrokarbon, alkohol, aldehid, asam, keton, dan amina. Sumber limbah tersebut sangat luas, tergantung dari proses agrikultur yang diproduksinya.


Jika Anda tertarik untuk mendiskusikan sistem wet scrubber lebih lanjut, silakan hubungi kami di Email kami.


Beberapa sumber limbah gas pada industri ini, yaitu peralatan reaksi sintetik pada petrokimia dan sistem produksi pertanian pada industri kimia, pemupukan tanaman, pengecatan mekanis pada permesinan pertanian, knalpot pada mesin-mesin yang digunakan dan dari tungku yang ada di sekitar industri, furnitur, dan lainnya.


Bahaya limbah gas yang dihasilkan oleh industri pertanian itu bagaimana? Dalam produksi, emisi limbah gas dari sistem produksi pertanian selalu menjadi masalah yang utama. Sebagian besar limbah gas dari sistem produksi ini berbahaya bagi kesehatan manusia.

Misalnya, setelah limbah gas dari sistem produksi tersebut memasuki tubuh manusia melalui saluran pernapasan. Maka, hal itu bisa menyebabkan gangguan pada organ pernapasan manusia, darah, hati, dan sistem organ lainnya.


Contoh limbah gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia adalah hidrokarbon aromatik polisiklik benzopyrene yang bisa menyebabkan kanker bagi manusia apabila terhirup.

Limbah gas dari sistem produksi pertanian juga bisa menyebabkan polusi udara yang serius. Setelah beberapa sistem produksi pertanian memasuki atmosfer bumi, mereka akan membentuk kabut asap fotokimia dalam kondisi tertentu. Hal itu akan menyebabkan polusi sekunder, yaitu pencemaran udara yang terjadi akibat reaksi kimia dari partikel-partikel polutan yang ada di atmosfer.


Baca Juga: Apa itu Plating Tank dan Kegunaannya


Jika beberapa polusi tersebut memasuki stratosfer dan secara fotokimia bereaksi dengan ozon di bawah radiasi ultraviolet, maka akan membuat lapisan ozon berongga. Beberapa zat sistem produksi pertanian memiliki dualitas polusi bau dan gas yang berbahaya. Selain itu, ada juga zat sistem produksi pertanian yang bisa menyebabkan efek rumah kaca.

Lantas, bagaimana cara pengolahan limbah gas industri yang satu ini?

  1. Penghapusan debu water film dan metode adsorpsi karbon aktif.

  2. Penghapusan debu dry filter dan metode adsorpsi karbon aktif.

  3. Metode pembakaran katalitik adsorpsi karbon aktif.

2. Limbah Gas Kabut Asam

Sumber utama dari limbah yang satu ini adalah gas buang asam dan basa yang dihasilkan oleh industri kimia, elektronik, metalurgi, pelapisan listrik, tekstil (serat kimia), pangan, pembuatan mesin, dan berbagai industri lainnya seperti produksi asam, pengawetan, elektrolisis, dan baterai penyimpanan.


Bahaya limbah gas kabut asam bisa menimbulkan kerusakan yang lebih besar bagi tubuh manusia, baik yang langsung maupun tidak langsung. Dampak tersebut berimbas pada operator di lokasi (karyawan), tanaman, dan tanah di sekitar lokasi industri. Kerusakan tersebut tentu saja berakibat fatal, bahkan tidak mungkin diukur dengan uang.


Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan limbah gas industri. Metode pengolahannya bisa dengan menara water film yang dikemas dan penyerapan cairan alkali (asam).


3. Tungku Limbah Gas, Pembangkit Listrik Asap Hitam

Sumber utama dari limbah gas ini adalah partikel debu logam yang dihasilkan dalam proses peleburan logam industri, die casting, dan peralatan tungku industri pengecoran. Gas yang dihasilkan dari proses pembakaran solar juga sangat berbahaya, yaitu SO2 dan NOx.


Jika Anda tertarik untuk mendiskusikan sistem wet scrubber lebih lanjut, silakan hubungi kami di Email kami.


Limbah gas tungku dan asap hitam generator adalah penyebab utama hujan asam. Di mana, hujan asam menyebabkan polusi udara yang besar, terutama kerusakan langsung pada operator, tanaman, dan tanah di dekat industri. Meskipun hal tersebut tidak menimbulkan efek langsung. Namun, efek jangka panjang justru yang lebih membahayakan.

Nah, metode perawatannya bisa dilakukan dengan metode penyemprotan cuci air putar (swirling water washing spray method) dan penyerapan alkali.


4. Asap Dapur, Asap yang Dihasilkan dari Api

Sumber utama limbah gas yang satu ini adalah oil fume. Oil fume merupakan molekul gas yang dihasilkan dari aktivitas memasak. Asap api (fire smoke) merupakan gas yang berbahaya apabila kompor terbakar sepenuhnya atau tidak sempurna. Hal tersebut menghasilkan asap hitam dan debu, terutama terdiri dari karbon bebas, yang berflokulasi dan mudah menempel pada bahan padat.


Nah, sisa dari aktivitas tersebut adalah COx, SO2, dan NOx, yang merupakan gas asap dan debu dengan konsentrasi tinggi. Bahaya dari oil fume dapur dan asap api, yaitu meningkatkan kemungkinan orang menderita kanker paru-paru. Asap api juga merupakan salah satu polusi udara utama. Gas bersifat asam dan mudah membentuk asam terjadi ketika bertemu dengan air. Itulah yang menyebabkan polusi air dan tanah, serta menimbulkan korosi pada bangunan.


Baca Juga: PENGERTIAN, Manfaat, dan Keunggulan plastik HDPE


Jika anda tertarik untuk memahami lebih lanjut tentang sistem wet scrubber dan produk tangki kimia custom, tangki industrial dan tangki mixer dari material High Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP), Anda bisa cek produk kami disini. Untuk pertanyaan, konsultasi, dan pemesanan tangki untuk kebutuhan Industri/bisnis Anda, dapat dilakukan melalui kontak Email kami.

86 views0 comments