Search

Tangki Polyethylene vs. Fiberglass untuk Wastewater Chemical Storage

Updated: May 12


Saat Anda mempertimbangkan solusi apa yang paling tepat untuk menyimpan bahan kimia dalam proses air limbah, maka umumnya Anda akan disuguhkan dua pilihan bahan yang tersedia. Bahan tersebut adalah tangki fiberglass dan tangki polyethylene.


Tangki fiberglass dibuat menggunakan bahan berlapis yang terdiri dari chopped glass (bubuk kaca) atau filament wound (gulungan serat fiber) dan resin.


Di lain sisi, tangki polyethylene terdiri dari polyethylene branched Low-density polyethylene (LLDPE), polyethylene linear High-density polyethylene (HDPE) dan high-density cross-linked polyethylene (PEX atau XLPE). HDPE dan XLPE dirancang secara khusus untuk kebutuhan kritis, seperti chemical storage atau penyimpanan bahan kimia.


Sebelum membandingkan lebih lanjut mengenai perbedaan antara tangki polyethylene dan fiberglass, mari kita lihat sekilas, mengapa bahan kimia digunakan dalam proses air limbah (wastewater chemical storage)?


Alasan Menggunakan Bahan Kimia dalam Proses Pengolahan Air Limbah

Ada beberapa alasan dalam menggunakan bahan kimia pada proses pengolahan limbah. Berikut ini alasan-alasannya.


Penetralan

Netralisasi adalah suatu proses yang umum dalam pengolahan air limbah. Selama proses ini, asam sulfat atau bahan kimia dasar seperti hidroksida dapat ditambahkan ke dalam air untuk mencapai keseimbangan pH (derajat keasaman).


Menghapus Partikel Padat

Untuk memfasilitasi penghapusan partikel padat dalam air limbah, bahan kimia seperti besi klorida, tawas, flokulan, dan polimer lainnya digunakan untuk menghasilkan muatan positif. Hal itu digunakan untuk menetralkan partikel padat yang bermuatan negatif.


Mengontrol Bau

Sudah pasti, pengumpulan dan pengolahan air limbah industri dapat menghasilkan beberapa bau yang tidak sedap. Nah, bahan kimia digunakan untuk mengendalikan atau mengontrol bau tersebut dalam proses pengolahannya.


Disinfeksi

Bahan kimia juga berfungsi sebagai disinfeksi atau pemusnahan bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Untuk mencegah penyebaran penyakit akibat bakteri dan mikroorganisme tersebut, maka perlu dilakukan pemusnahan atau pengeluaran bakteri patogen dari air limbah.


Perawatan dan Penghapusan Lumpur

Bahan kimia polimer dapat digunakan untuk menghilangkan air dari lumpur untuk mengurangi volume air pada tangki (wastewater chemical storage). Selain itu, bahan kimia juga akan membuat pengangkutan lumpur ke tempat pembuangan sampah menjadi lebih mudah dan murah.


Perbedaan Utama Tangki Polyethylene dan Fiberglass

Saat ini, kita telah mengetahui beberapa alasan mengapa bahan kimia digunakan dalam proses pengolahan air limbah. Selanjutnya, mari kita bandingkan antara tangki polyethylene dan fiberglass. Berikut adalah perbedaan dari kedua jenis tangki di atas.





Konstruksi

Tangki fiberglass terdiri dari beberapa lapisan. Hal itu membuat area tersebut rentan terhadap kebocoran. Sedangkan, tangki polyethylene dibuat menggunakan konstruksi monolitik atau satu bagian yang tidak berlapis. Dengan begitu, polyethylene cenderung lebih tahan terhadap kebocoran.


Perlu Anda perhatikan, bahwa kebocoran sangat berbahaya ketika berhadapan dengan bahan kimia yang sangat korosif dan beracun, seperti asam klorida. Pasalnya, asam klorida digunakan sebagai pengendali bau yang menyengat dalam pengolahan air limbah.


Manufaktur

Dalam produksinya, tangki fiberglass umumnya dibuat dengan tangan atau secara manual. Hal itu memungkinkan lebih banyak peluang pekerja dalam melakukan kesalahan (human error) saat proses pembuatannya.


Sebaliknya, pada tangki polyethylene, proses fabrikasi yg berjalan banyak menggunakan mesin dan automasi. Hal itu membuat tangki jenis ini memiliki peluang lebih rendah untuk terjadinya kesalahan human error.


Diketahui bersama bahwa Tangki penyimpanan bahan kimia Anda harus tahan terhadap bahan kimia yang disimpan di dalamnya selama bertahun-tahun. Adanya tangki serba guna yang menggunakan standard fabrikasi industrial memungkinkan human error dapat terminimalisir.


Pengeluaran

Selain tantangan dalam mengontrol kualitas pembuatan fiberglass yang mahal, untuk mendapat manfaat anti korosi ternyata juga membutuhkan banyak resin. Hal itu tentu meningkatkan biaya secara signifikan. Niat awalnya ingin berhemat dalam operasional bisnis, tetapi justru sulit untuk dikontrol. Anda tidak mau seperti ini, kan?


Nah, karena biaya bahan dan proses manufaktur yang lebih rendah, maka polyethylene terbilang lebih ekonomis daripada tangki fiberglass. Selain itu, pemeliharaan pada tangki polyethylene juga jauh lebih mudah.


Hal ini memungkinkan Anda untuk bisa menyimpan natrium hipoklorit dengan aman di dalam tangki. Yang berbahaya adalah ketika senyawa tersebut atau bahan kimia lainnya keluar dari tangki akibat adanya kebocoran.


Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai wastewater chemical storage atau tangki pengolahan air limbah yang aman untuk fasilitas pengolahan air limbah Anda, sampaikan keinginan dan kebutuhan Anda ke enquiry@flootank.com, selanjutnya biar tim kami yang menghitung dan merekomendasikan pilihan wastewater chemical storage atau tangki pengolahan air limbah terbaik untuk Anda !


4 views0 comments