4 Perbedaan Tangki Penyimpanan Kimia High Density Polyethylene dan Fiberglass




Pernahkah Anda memikirkan apa saja perbedaan tangki penyimpanan bahan kimia polyethylene dan fiberglass? Manakah yang lebih unggul? Untuk menjawabnya, Anda perlu menyimak artikel ini terlebih dahulu.


Ketika Anda berkunjung ke industri kimia atau sejenisnya, tentu Anda akan melihat tangki penyimpanan. Nah, ada dua jenis bahan yang paling umum digunakan sebagi tangki penyimpanan bahan kimia.


Apa saja bahan kedua tangki tersebut? Yap, bahan kedua tangki tersebut adalah polyethylene dan fiberglass. Untuk membantu Anda dalam menentukan keputusan, manakah bahan tangki yang perawatannya sedikit, hemat biaya, dan cukup kokoh untuk menampung bahan kimia yang ada di dalamnya, Anda bisa simak 4 perbedaan tangki penyimpanan bahan kimia polyethylene dan fiberglass yang telah dirangkum berikut ini.


1. PROSES PEMBUATAN

Perbedaan yang pertama dan menjadi dasar adalah proses pembuatannya. Tangki berbahan dasar fiberglass dibuat secara manual, sehingga memungkinkan adanya kesalahan manusia (human error) dalam proses pembuatannya. Sedangkan, tangki berbahan dasar polyethylene dibuat secara otomatis menggunakan produk sistem pengelasan yang menggunakan mesin. Dengan begitu, tangki berbahan dasar polyethylene akan meminimalisir human error.


2. Konstruksi

Tangki penyimpanan berbahan fiberglass tidak dibuat secara utuh. Maksudnya, ia tersusun atas beberapa layer serat yang disatukan. Ketahananan Kimia tangki fiberglass juga tidak sebaik high density polyethylene dimana tangki Fiberglass akan lebih mudah mengalami kebocoran.

Sedangkan, tangki kimi high density polyethylene dibuat yang dibuat dengan metode fabrikasi pengelasan memiliki kekuatan mekanis yang tinggi. Selain itu karena high density polyethylene memiliki ketahanan kimia yang sangat baik bahkan sampai dengan 600 ragam cairan kimia non-reaktif terhadap high density polyethylene membuat tangki High Density Polyethylene memiliki tahan terhadap isu kebocoran.


3. Pemeliharaan

Nah, buat Anda yang mencari jenis tangki dengan minimum pemeliharaan, maka Anda perlu memperhatikan ini. Seperti yang sudah disampaikan pada poin sebelumnya, tangki fiberglass rawan kebocoran. Sehingga, Anda perlu melakukan perawatan atau pemeliharaan sebelum kebocoran tersebut terjadi. Kalau tidak dilakukan perawatan rutin, fiberglass akan terkena korosi, sehingga kebocoran seiring berjalannya waktu akan terjadi.


Anda perlu melakukan pengecekan dan perawatan secara rutin untuk menjaganya tetap utuh. Sedangkan untuk tangki kimia high density polyethylene, ia tidak begitu memerlukan perawatan rutin, karena bahan ini tahan terhadap korosi. Dengan begitu, Anda akan lebih menghemat waktu dan biaya untuk perawatan, bukan?


4. Biaya

Ya, masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Jika Anda memilih tangki fiberglass, selain muncul tantangan untuk mengontrol kualitasnya, Anda juga perlu mempertimbangkan biayanya.Jika dihitung secara jangka panjang bahan fiberglass akan lebih mahal dibandingkan dengan high density polyethylene. Mengingat perawatan fiberglass yang harus dilakukan secara rutin. Berbeda dengan proses tangki high density polyethylene. Sehingga, biaya tangki kimia high density polyethylene bisa lebih rendah secara jangka panjang.


Bagaimana, apakah Anda sudah menentukan akan memilih jenis tangki yang mana setelah menyimak 4 perbedaan tangki penyimpanan high density polyethylene dan fiberglass? Perlu Anda ingat lagi, bahwa membeli tangki merupakan investasi. Tentu Anda ingin berinvestasi jangka panjang, sekaligus yang bisa menghemat, bukan?

Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan Anda. Jika anda tertarik untuk memahami lebih lanjut tentang produk tangki kimia custom, tangki industrial dan tangki mixer dari material High Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP) jangan ragu untuk hubungi kami di enquiry@flootank.com

10 views0 comments